Mengetahui Perkembangan Bayi 3 Bulan

Si Kecil sudah berusia 3 bulan. Ia sudah lebih besar, fisik dan mentalnya lebih matang. Otot pada lehernya akan semakin kuat sehingga ia sudah mampu menegakan kepalanya dalam segala posisi, baik digendong tegak, maupun tengkurap. Saat tummy time bayi sudah mampu mengangkat dadanya dan menendang-nendangkan kakinya dengan kencang karena otot kedua anggota tubuh ini semakin kuat. Gendonglah bayi dengan sesekali menyentuhkan kakinya ke lantai atau pangkuan Mama, kakinya akan menendang dengan keras dan dia akan kegirangan dengan aktivitas ini. Koordinasi mata dan tangannya semakin baik, selain bisa menyatukan kedua tangannya, perkembangan bayi 3 bulan juga bisa memegang benda dengan kedua tangannya. Sebagian bayi sudah bisa menggulingkan badannya sendiri tanpa bantuan siapa pun, mulai saat ini Mama harus lebih berhati-hati saat meninggalkan bayi tanpa pengawasan orang dewasa.

  1. Kemampuan Indra
    Si kecil sudah lebih menyesuaikan diri dan lebih peka terhadap perubahan lingkungan sekitarnya. Saraf-saraf pada otak yang mengoordinasikan kemampuan indranya berkembangan yang signifikan sehingga bayi bisa dengan cepat mengenali benda atau orang yang dilihatnya, lebih peka dengan suara dan bau yang ada di sekitarnya. Si Kecil mulai tertarik melihat bayangannya di cermin atau tersenyum saat menatap wajah Mama. Pada perkembangan bayi 3 bulan menyukai sentuhan, selain sentuhan Mama, kenalkan macam-macam tekstur benda seperti kasar dan halus. Saat mendengar suara Papa dan Mama, bayi akan menoleh dan merespon dengan suara-suara yang semakin nyaring. Ia juga mulai menyukai suara musik.
  2. Kognitif Bayi
    Bayi sudah memahami mana keluarga terdekatnya dan orang lain, senyumnya kini dia berikan sebagai balasan untuk semua orang yang tersenyum padanya. Tapi dia mulai bisa memilih orang yang disukainya. Pada fase ini si kecil sangat menyukai aktivitas yang melibatkan interaksi seperti misalnya mendengarkan “ci..luk..ba…”, pijatan lembut mulai dari tangan Mama pada tubuhnya, dan bermain bersama bayi atau anak lain. Si bayi juga sudah bisa memilih mana mainan yang ia sukai, biasanya bayi 3 bulan menyukai mainan berwarna terang dan memiliki suara.
  3. Komunikasi
    Perkembangan bayi 3 bulan sudah lebih ekspresif dalam berkomunikasi, bukan hanya menangis tapi beberapa ocehannya “cooing” sudah terdengar nyaring dengan durasi yang panjang. Teruslah mengajak bayi berbicara dengan menjelaskan benda-benda yang ada disekitarnya atau tentang menceritakan siapa saja orang yang ada di rumah. PAra peneliti menunjukan orangtua yang sering berbicara dengan bayinya akan meningkatkan IQ saat ia besar.
  4. Pertumbuhan Fisik
    Berat badan bayi laki-laki sekarang sekitar 5,1-7,9 kg dengan panjang badan sekitar 57,6-65,3 cm. Lingkar kepalanya sekitar 38,3-42,7 cm. Nah, untuk bayi perempuan berat badannya di bulan ini sekitar 4,6-7,4 kg dengan panjang badannya sekitar 55,8-63,8 cm. Lingkar kepala pada bayi perempuan usia 2 bulan sekitar 37,2-41,9 cm. Mama jangan khawatir bila bayi terlihat agak kurus, sering haus, dan kelihatan lapar. Ini bukan berarti ASI/susu formula tidak terserap baik oleh bayi, melainkan dia sedang mengalami growth spurt (GS). GS merupakan percepatan pertumbuhan pada bayi yang ditandai dengan meregangnya otot-otot pada tubuhnya. Biasanya hal ini terjadi selam 12 bulan pertamanya yaitu sejak 6 minggu pertama, bulan ke-3, ke-4, ke-6 dan ke-9. Akan tapi tidak dipungkiri bayi mengalami GS di periode-periode lain.
  5. Waktu Tidur
    Dipengaruhi perkembangan otak si bayi, pola tidurnya akan lebih lama di malam hari sekitar 6-8 jam meski ia masih suka terbangun sebentar untuk menyusu. Kini bayi akan lebih lama terjaga di pagi atau siang hari sekitar 2-4 jam.

Author: eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *