Memilih lensa zoom serbaguna untuk Sony A7 dan A9

Kamera Sony full-frame semakin populer karena ukurannya yang ringkas dan teknologi canggih. Tapi lensa midzoom praktis mana yang cocok untuk hobi atau pekerjaan? Lensa Sony FE (full frame) semakin hari ini dan dapat sedikit membingungkan bagi mereka yang hanya ingin membeli, seringkali saya juga diminta oleh siswa dan teman saya.

Beberapa pilihan adalah sebagai berikut:

Sony FE 28-70mm f / 3.5-5.6 OSS

Lensa ini biasanya dibeli dengan paket kamera A7, jika Anda membeli paket, harganya sangat terjangkau, kurang lebih 3-4 juta. Kualitas lensa ini biasanya alias, aperture tidak besar, tetapi lensa ini ringan, hanya 290 gram, yang membuatnya ideal untuk bepergian dengan cahaya.

Sony FE 24-70mm f / 4 Zeiss

Penggemar fotografi yang menginginkan lensa yang kualitasnya lebih tinggi daripada kualitas gambar dan kualitas bawaan (bahan fisik pada lensa) tetapi tidak ingin memakai lensa yang terlalu mahal atau terlalu berat, pilihannya bisa jatuh ke lensa itu. Logam fisik, sedikit lebih lebar dari 28mm, jadi lebih bagus untuk bidikan lanskap dan apertur konstan f / 4. Ukurannya lebih besar dari lensa 28-75mm karena menggunakan filter 67mm bukan 55mm dan juga lebih berat (426 gram), tetapi secara keseluruhan ini lensa masih nyaman digunakan.

Sony FE 24-240mm f / 3.6-6.3 OSS

Dengan harga yang sama, ada opsi lain, lensa Sapujagat (Superzoom). Lensa ini bagus untuk dapat memperbesar cukup jauh sehingga memakai salah satu lensa ini terasa seperti memakai dua lensa pada saat yang sama, lensa zoom menengah-lebar dan lensa telefoto. Namun kelemahannya adalah lensa ini cukup jauh saat melakukan zoom (sekitar 20 cm) dan berat (780 gram). Pembukaan juga cukup kecil ketika zoom maksimum (f / 6.3), sehingga tidak ideal untuk digunakan dalam kondisi gelap. Kualitas foto itu sendiri cukup bagus di sisi lebar, tetapi jika zoom lebih besar dari 150 mm, ketajaman dan kontras menurun. Menurut pendapat saya, lensa ini cocok jika Anda benar-benar hanya ingin membawa lensa dan sering ingin bermain zoom dalam kondisi luar ruangan yang cerah. Tidak terlalu cocok untuk penerangan perjalanan atau bagi mereka yang mencari lensa berkualitas dengan ketajaman maksimum.

Tamron 28-75mm f / 2.8

Sejak Sony meluncurkan A7 beberapa tahun yang lalu, ini adalah pertama kalinya sebuah lensa dari pabrikan lain membuat lensa zoom yang menarik. Lensa ini cukup ringkas (filter 12cm, 67mm) tetapi memiliki aperture konstan besar yaitu f / 2.8 dan harganya relatif terjangkau untuk lubang f / 2.8. Apa kekurangannya? Ada ulasan yang mengatakan bahwa kinerja autofokus tidak sebagus lensa merek Sony, dan bokeh (background blur) pada 75mm cukup “sibuk”, seperti halnya lensa pihak ketiga lainnya, daya tahannya belum diuji karena masih baru. lensa ini relatif murah dan distributor Indonesia menawarkan garansi tiga tahun, jadi tidak heran bahwa ini adalah salah satu lensa terlaris untuk pengguna Sony kamera penuh.

Sony FE 24-105mm f / 4G

Bagi mereka yang mencari lensa dengan zoom praktis yang mencakup 75-85% dari kebutuhan, lensa ini dapat dilihat. Meskipun tidak dilabeli sebagai GM, lensa ini jernih dalam kondisi pemotretan normal, hanya ketika ia menghadapi kondisi yang keras seperti lampu latar yang kuat, lensa baru ini cukup kewalahan. Ukurannya cukup besar dengan filter 77mm dan berat 663 gram, hampir sama dengan berat kamera. Harganya juga cukup tinggi tergantung kualitasnya. Banyak yang mungkin mempertimbangkan lensa ini atau lensa yang lebih ringkas seperti Sony 24-70mm f / 4 atau Tamron 28-75mm f / 2.8. Dibandingkan keduanya, 24-105 mm lebih praktis karena cukup lebar untuk gambar lebar dan zoom telefoto cukup untuk potret dan perjalanan. Bagi mereka yang peduli dengan kualitas dan fleksibilitas zoom, lensa ini dapat dipertimbangkan.

Sony FE 24-70mm f / 2.8 GM

Lensa GM dibuat dengan teknologi tertinggi dari Sony, sehingga kualitasnya lebih baik daripada lensa G, Zeiss atau tidak bermerek. Tetapi harga yang harus dibayar cukup mahal, selain harga yang melebihi 30 juta, juga besar dan berat. Lensa ini memiliki berat 886 gram, yang berarti lebih berat dari kamera, dan menggunakan filter 82mm, yang berarti diameternya besar. Lensa ini cocok untuk para profesional dalam dokumentasi, potret, fotografi perjalanan, tetapi bagi para amatir, terutama wisatawan yang ingin bersantai, lensa ini akan terasa sedikit stres.

Author: eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *